Sabtu, 20 Juni 2015

Jenis tari Menurut Koreografinya

Jenis tari Menurut Koreografinya

·         Tari tunggal ( Solo ), Tari tunggal adalah tari yang diperagakan oleh seorang penari, baik laki-laki maupun perempuan. Contohnya tari Golek ( Jawa Tengah )Tari berpasangan ( duet/pas de duex),

·         Tari berpasangan adalah tari yang diperagakan oleh dua orang secara berpasangan. Contohnya tari Topeng (Jawa Barat)

·         Tari kelompok ( Group choreography), Tari kelompok yaitu tari yang diperagakan lebih dari dua orang.

·         Tari kolosal adalah tari yang dilakukan secara massal lebih dari banyak kelompok dan biasanya dilakukan oleh setiap suku bangsa diseluruh daerah Nusantara

contoh tarian koreografi

Jenis tari Menurut Jumlah pemainnya atau Penyajiannya

Jenis tari Menurut Jumlah pemainnya atau Penyajiannya
  • Tari tunggal adalah tari yang disajikan dan dibawakan oleh satu orang penari, baik perempuan maupun laki-laki. 
  • Tari Berpasangan adalah tari yang dilakukan oleh dua orang penari dengan karakter tidak selalu sama, tetapi yang terpenting adalah gerakannya saling berhubungan atau ada keterpaduan jalinan gerak antara keduanya, dapat ditarikan dengan sesama jenis ataupun dengan lawan jenis.
  • Tari kelompok adalah tari yang dilakukan oleh beberapa penari dimana antara satu penari dengan penari yang lain gerakannya berbeda, meskipun geraknya tidak sama tetapi gerakan tersebut ada hubungan yang merupakan jalinan untuk mencapai keterpaduan.
  • Tari massal adalah tari yang dilakukan oleh banyak penari dengan ragam gerak yang sama, dan antara penari satu dengan penari yang lain, tidak ada jalinan gerak yang saling melengkapi.
             -  Tari Saman

Contoh tari kelompok

Jenis tari Menurut Fungsi dan Tujuannya

 Jenis tari Menurut Fungsi dan Tujuannya 

·         Tari Upacara

·         Upacara keagamaan

·         contoh : Tari Sang Hyang, Gabor, Wayang Uwong, Gambuh, dan lain-lain (bali). Ngalase (Jawa Barat), Senyang (Jawa Timur), dan Seblang (Banyuwangi) Randai, Tortor (Sumatera) Tari Gantan dan Tari Huda (Kalimantan) Tari Mon dan Tari Tewadan (Papua) Tari Reko Tenda (plores) Tari Ma'gellu, Tari Pa'gellu, Tari Bissu, dan Tari Bataran (Sulawesi).

·         Upacara Kebesaran Keistanaan (Kraton) 

·         contoh : Tari Legong Kraton (Bali) Tari Bedoyo Semang (Yogyakarta), Bedoyo Kesawang, (Surakarta), Srimpi (jawa Timur), dan Beskalan (Situbondo) Gending Sriwijaya (Palembang) Tari Patudu dan Tari Pojoge (Makassar) Tari Gembu (Sumenep).

·         Upacara Penting dalam kehidupan manusia 

·         contoh : Upacara panen dirayakan dengan Tari Pakarena (Sulawesi Tenggara) dan Tari Manimbo (Toraja) Upacara Khitanan dirayakan dengan tari Sisingan (Subang) dari Tari Jaranan Buto (Blitar) Upacara Perkawinan dimeriahkan dengan Tari Beksan, Tari Lawung (Yogyakarta) Upacara kematian menggunakan Tari Ma'bodang (Sulawesi), Tari Ma'maropkha, Tari Ma'Randing (Sulawesi) Upacara maju perang menggunakan Tari Mandau (Kalimantan), Tari Karja (Sulawesi Timur).

Contoh tarian agama

 

Tari Pergaulan

Tari Pergaulan

Tari pergaulan ialah jenis tari yang ditampilkan untuk menyampaikan suatu pernyataan kerukunan sesama serta keakraban antar mereka, yang pada saat ini ikut menari pada tari pergaulan ini. Kita dapat menyaksikan penonton ikut menari, mereka pada saat peristiwa tari pergaulan akan terlibat langsung menari.

 

Contoh yang tergolong tari pergaulan :

·         tari tayuban

·         tari jaipongan

·         tari bangreng

·         tari ketuk 3 an

                        tari jaipong

  contoh tari pergaulan

Jenis Tari menurut pola garapannya

Jenis Tari menurut pola garapannya

A. Tari tradisional 

Tari Tradisional adalah tari yang sudah mengalami suatu perjalanan sejarah yang cukup lama dan selalu pola kepada kaidah-kaidah tradisi yang telah ada. Tari tradisional berdasarkan atas nilai artistik garapannya dapat dibedakan menjadi dua
Tari rakyat (tari tradisi rakyat) yaitu tarian yang lahir atau berasal juga hidup dan berkembang di kalangan rakyat atau sekelompok masyarakat.
Tari klasik (Tari Tradisi Klasik) adalah tarian yang bernilai artistik tinggi dan mempunyai standar atau norma yan cukup kuat sehingga ada pembakuan gerak dan mengandung konsep simbolik dan filosofis.

Contoh tari srimpi 

B. Tari Kreasi

Tari Kreasi merupakan tari yang timbul karena adanya keinginan untuk mengolah, mencipta, ataupun mengubah gerak yang menjadi dasarnya. Tari Kreasi merupakan media yang membuka kebebasan kepada seniman-seniman tari di dalam mencari kemungkinan-kamungkinan baru di bidang seni tari.


Contoh tari yele fulang

Macam Tarian dan Asalnya



Macam Tarian dan Asalnya

Nama Tarian
Asal
Tari Andun
Bengkulu
Tari Angguk
Yogyakarta
Tari Angsa
Jawa Tengah
Tari Baksa Kembang
Kalimantan Selatan
Tari Balean Dadas
Kalimantan Tengah
Tari Bali
Bali
Tari Balumpa
Sulawesi Tenggara
Tari Barong
Bali
Tari Banyumasan
Banyumas, Jawa Tengah
Tari Batunganga
Nusa Tenggara Barat
Tari Bedana Lampung
Lampung
Tari Bedaya
Yogyakarta
Tari Bidadari Terminang Anak
Bengkulu
Tari Cakalele
Maluku
Tari Cendrawasih
Bali
Tari Dayak
Kalimantan Barat
Tari Dewi
Jawa Barat
Tari Gambyong
Jawa Tengah
Tari Gong
Kalimantan Timur
Tari Jaipong
Jawa Barat
Tari Kuda Lumping
Jawa Timur
Tari Kecak
Bali
Tari Kipas
Sulawesi Selatan
Tari Malinting
Lampung
Tari Mandau
Kalimantan Tengah
Tari Musyoh
Irian Jaya
Tari Merak
Jawa Barat
Tari Ngremo
Jawa Timur
Tari Perang
Kalimantan Timur
Tari Payung
Sumatera Barat
Tari Piring
Sumatera Barat
Tari Reog
Jawa Timur
Tari Saman
Aceh
Tari Serimpi
Yogyakarta
Tari Sekapur Sirih
Jambi
Tari Selamat Datang
Irian Jaya
Tari Sintren
Jawa Tengah
Tari Topeng
DKI Jakarta

Sejarah Tari Moderen

Sejarah Tari Moderen



Tari modern adalah bentuk tarian yang dikembangkan pada awal abad ke-20. Meskipun istilah tari modern juga telah diterapkan pada kategori ballroom 20th Century tarian, tari modern sebagai istilah yang biasanya mengacu pada abad ke-20 konser tarian. 

AsalPada awal 1900-an penari Amerika Isadora Duncan dan Ruth St Denis dan penari Jerman Maria Wigman mulai memberontak terhadap batasan-batasan yang kaku Ballet Klasik. Shedding kontrol otoriter sekitarnya teknik balet klasik, kostum, dan sepatu, awal ini perintis tari modern berfokus pada diri-ekspresi kreatif, bukan pada keahlian teknis. Tari modern yang lebih santai, gaya bebas di mana koreografer tarian menggunakan emosi dan suasana hati untuk merancang langkah-langkah mereka sendiri, berlawanan dengan kode terstruktur balet yang langkah. Memiliki penggunaan yang disengaja gravitasi, sedangkan balet berusaha untuk menjadi terang dan lapang. 
Eropa Di Eropa, Maria Wigman, Francois Delsarte, Émile Jaques-Dalcroze, dan Rudolf von Laban mengembangkan teori pergerakan manusia dan ekspresi, dan metode pengajaran yang mengarah pada perkembangan Eropa ekspresionis modern dan tarian. Teori-teori dan teknik mereka menyebar baik di luar Eropa untuk mempengaruhi perkembangan tari modern dan teater melalui siswa dan murid-murid mereka, dan generasi berikutnya guru dan penyanyi membawa teori-teori dan metode ke Rusia, Amerika Serikat dan Kanada, Inggris, Australia dan New Selandia. 
Sejarah * 1891 - Loie Fuller (rok penari yang bersifat olok-olok) mulai bereksperimen dengan efek pencahayaan gas telah di sutra kostum. Fuller mengembangkan sebuah bentuk gerakan alam dan improvisasi teknik yang digunakan dalam hubungannya dengan pencahayaan revolusioner peralatan dan kostum transparan sutra. Dia dipatenkan dengan aparat dan metode pencahayaan panggung yang mencakup penggunaan gel berwarna dan pembakaran bahan kimia untuk pendaran, dan juga dipatenkan nya sutra tebal kostum panggung. 
* 1903 - Isadora Duncan mengembangkan teknik tari dipengaruhi oleh filsafat dari Friedrich Nietzsche [rujukan?] Dan keyakinan bahwa tarian Yunani kuno [rujukan?] (Alam dan bebas) adalah tarian masa depan. Duncan mengembangkan filsafat tari didasarkan pada konsep alam dan spiritual dan menganjurkan untuk penerimaan tari murni sebagai seni tinggi. 
* 1905 - Ruth St Denis, dipengaruhi oleh aktor Sarah Bernhardt dan Jepang Sadha penari Yacco, mengembangkan terjemahan nya kebudayaan dan mitologi India. Pertunjukan nya dengan cepat menjadi populer dan ia mengunjungi sementara secara ekstensif meneliti budaya dan seni Oriental. 
Fuller, Duncan dan St Denis mencari semua melakukan tur Eropa yang lebih luas dan lebih menerima penonton untuk pekerjaan mereka. Ruth St Denis kembali ke Amerika Serikat untuk melanjutkan pekerjaannya. Isadora Duncan kembali ke Amerika Serikat pada berbagai titik dalam hidupnya, tetapi pekerjaannya tidak terlalu baik diterima di sana. Dia kembali ke Eropa dan meninggal di Paris pada tahun 1927. Fuller kerja juga mendapat dukungan kecil di luar Eropa. 
Awal tari modern Pada tahun 1915, Ruth St Denis Dorthy mendirikan sekolah dan menari Denishawn perusahaan dengan suaminya Ted Shawn. Sementara St Denis bertanggung jawab atas sebagian besar karya kreatif, Shawn bertanggung jawab untuk mengajar teknik dan komposisi. Martha Graham, Doris Humphrey, dan Charles Weidman semua murid di sekolah dan anggota perusahaan dansa. 
* 1923 Graham daun Denishawn untuk bekerja sebagai artis solo di Greenwich Village Follies. * 1928 Humphrey dan Weidman meninggalkan Denishawn untuk mendirikan sekolah mereka sendiri dan perusahaan (Humphrey-Weidman). * 1933 Shawn nya semua laki-laki mendirikan kelompok tari Ted Shawn and His Men Penari berbasis di Jacob's Pillow peternakan di Lee, Massachusetts. 
Setelah shedding teknik dan metode komposisi guru-guru mereka penari modern awal mengembangkan metode mereka sendiri dan ideologi dan teknik tari yang menjadi dasar bagi praktik tari modern. 
* Martha Graham (dan Louis Horst) 
* Doris Humphrey dan Charles Weidman dan Martha Graham 
* Helen Tamiris - awalnya dilatih dalam pergerakan bebas (Irene Lewisohn) dan balet (Michel Fokine) Tamiris belajar sebentar dengan Isadora Duncan tetapi tidak menyukai penekanan pada ekspresi pribadi dan gerakan liris. Tamiris percaya bahwa setiap tari harus membuat ekspresif sendiri dan dengan demikian berarti tidak mengembangkan gaya individu atau teknik. Sebagai koreografer Tamiris membuat karya berdasarkan tema-tema Amerika bekerja di kedua konser musik tari dan teater. 
* Lester Horton - memilih untuk bekerja di California (tiga ribu mil jauhnya dari pusat tari modern - New York), Horton mengembangkan pendekatan sendiri yang menggabungkan unsur-unsur beragam termasuk penduduk asli Amerika Jazz tarian dan modern. Horton's dance technique (Lester Horton Technique) menekankan pendekatan seluruh tubuh termasuk; fleksibilitas, kekuatan, koordinasi, dan kesadaran tubuh untuk mengizinkan kebebasan berekspresi. 
* Ted Shawn Eropa ekspresionis modern dan tari * Émile Jaques-Dalcroze (Eurhythmics) * Rudolf Laban * Kurt Jooss * Mary Wigman * Harald Kreutzberg 
Amerika popularisasi Modern Dance Pada tahun 1927 surat kabar secara teratur mulai menugaskan para kritikus tari, seperti Walter Terry, dan Edwin Denby, yang mendekati penampilan dari sudut pandang sebuah gerakan spesialis bukan sebagai reviewer musik atau drama. Pendidik diterima tari modern ke dalam kurikulum perguruan tinggi dan universitas, pertama sebagai bagian dari pendidikan jasmani, maka sebagai seni pertunjukan. Banyak perguruan tinggi guru yang dilatih di Bennington Summer School of the Dance, yang didirikan di Bennington College di tahun 1934. 

Dari program Bennington, Agnes de Mille menulis, "... ada percampuran yang baik dari semua jenis seniman, musisi, dan perancang, dan kedua, karena semua mereka yang bertanggung jawab untuk pemesanan rangkaian konser perguruan tinggi di seluruh benua itu berkumpul di sana. ... bebas dari striktur membatasi dari tiga besar pengurus monopoli, yang mendesak untuk preferensi klien mereka di Eropa. Sebagai akibatnya, untuk pertama kalinya Amerika penari disewa untuk wisata nasional Amerika, dan ini menandai awal solvabilitas mereka. " (de Mille, 1991, hal 205) 
 macam-macam tarian dan pengertiannya

1. TARI ANDUN DARI BENGKULU
Tari Andun adalah salah satu kesenian tarian rakyat yang berasal dari daerah Bengkulu, sumatra dan dilakukan pada saat pesta perkawinan. Biasanya dilakukan oleh para bujang dan gadis secara berpasangan pada malam hari dengan diringi musik kolintang. 



 2. TARI BALUMPA


Tari Balumpa berasal dari Kabupaten Wakatobi, daerah Binongko dan Buton. Tarian ini menggambarkan kegembiraan penari sebagai salah satu bentuk penyambutan atas kedatangan tamu dari luar yang datang ke daerah mereka. Tarian ini menceritakan tentang sekolompok gadis cantik yang sedang berdendang diiringi lagu musik daerah dan menggunakan alat musik gambus. Keindahan tarian Balumpa terlihat saat para penari sedang berdendang dengan hati yang tulus dan memahami makna gerakan yang di lakukan.
Tarian ini biasanya dibawakan oleh 6-8 orang, ada yang berpasangan laki-laki-perempuan dan ada juga perempuan-perempuan. Di Wakatobi, tarian Balumpa ditampilkan saat penyambutan datangnya tamu agung dari luar dan dalam negeri. Tarian ini juga ditampilkan saat event besar, seperti sail wakatobi, sail Indonesia atau sail bunaken.


  

3. Tari Angguk Tarian Daerah Yogyakarta
Tari Angguk adalah tari tradisional yang berasal dari Kulon Progo Yogyakarta. Dalam tarian ini menceritakan kisah tentang Umarmoyo-Umarmadi dan Wong Agung Jayengrono dalam Serat Ambiyo. Tarian ini dimainkan secara berkelompok oleh 15 penari wanita yang berkostum menyerupai serdadu Belanda dan dihiasi gombyok barang emas, sampang, sampur, topi pet warna hitam, dan kaos kaki warna merah atau kuning dan mengenakan kacamata hitam. Tarian ini biasanya dimainkan selama durasi 3 hingga 7 jam. Tarian Angguk diperkirakan muncul sejak jaman Belanda, yang digambarkan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan setelah panen padi.



4. Tari Barong
Tari Barong adalah tarian khas Bali yang berasal dari khazanah kebudayaan Pra-Hindu. Tarian ini menggambarkan pertarungan antara kebajikan (dharma) dan kebatilan (adharma). Wujud kebajikan dilakonkan oleh Barong, yaitu penari dengan kostum binatang berkaki empat, sementara wujud kebatilan dimainkan oleh Rangda, yaitu sosok yang menyeramkan dengan dua taring runcing di mulutnya.Kabupaten Gianyar – Bali – Indonesia



5. Tari Banyumasan
Tari Gaya Banyumasan adalah salah satu gaya tari di Jawa Tengah yang masih tetap berkembang hingga saat ini. Tari gaya Banyumasan telah memiliki tempat di kalangan seniman dan para penikmat seni di wilayah Surakarta terutama di lingkungan ISI Surakarta. Tari Banyumasan sendiri sampai saat ini belum dikemas menjadi suatu paket tari yang dapat diajarkan kepada masyarakat luas baik seniman maupun masyarakat umum yang ingin mempelajari tari gaya Banyumasan Agar masyarakat dapat mempelajari tari gaya Banyumasan dengan mudah dan masyarakat luas dapat mempelajari ragam tari banyumasan sehingga garapan tari paket ini dibuat dengan kemasan yang baru dan dengan perkembangan vokabuler gerak tari tanpa meninggalkan identitas gerak banyumasan itu sendiri.